Minggu, 15 Mei 2016

Trio Messi Neymar Suarez Jadi Kunci Barcelona Juara La Liga

Hasil gambar untuk barcelona fc winner La Liga
Barcelona akhirnya berhasil mengubur kekecewaan di Liga Champions dengan menjuarai La Liga musim ini setelah mengalahkan Granada 3-0.
Keunggulan satu poin Barca terjaga meski disaat bersamaan seteru abadi mereka Real Madrid menang 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Barcelona memenangkan “final” laga pekan terakhir La Liga dan berhasil menjawab tekanan yang terus diberikan Real Madrid sampai pekan terakhir.
Tim asuhan Luis Enrique itu bahkan menjawab tuntas strategi Madrid untuk menekan Messi dkk pada laga pekan terakhir yang berlangsung diwaktu bersamaan itu.
Sebelum laga, Zinedine Zidane merencanakan strategi untuk memberikan tekanan mental pada Barcelona.
“Madrid harus mencetak gol secepat mungkin untuk memberikan tekanan pada Barca” demikian strategi Zizou.
Target tersebut mulanya berjalan efektif ketika CR7 mencetak gol pada menit ke 7 sementara Barca masih berimbang 0-0 dengan Granada pada menit tersebut.
Sejenak, Madrid berada di puncak klasemen.
Lalu kemudian datanglah gol pertama Barcelona pada menit 22  yang membuka kemenangan Barca sekaligus membuka keran hattrick 3 gol Luis Suarez.
Barcelona sudah belajar banyak dari terpelesetnya mereka saat sempat unggul selisih poin yang banyak di puncak klasemen pada awal April 2016.
Barcelona tahu bagaimana sakitnya disingkirkan Atletico dan tentu belajar banyak agar mimpi buruk itu tidak terulang di tangan Granada.

Keberhasilan Barcelona menjuarai La Liga 2015/2016 menegaskan bahwa lini penyerangan terbaik masih menjadi senjata utama mereka untuk meraih trofi juara.
Messi dkk adalah tim tertajam di La Liga musim ini dengan kemampuan mencetak 112 gol ke gawang lawan-lawan mereka.
   Hasil gambar untuk barcelona football club messi neymar suarez
Hanya 110 gol dari Real Madrid yang mendekati torehan gol fantastis tersebut alias cuma selisih 2 gol…….pantas kiranya jika Madrid mampu menjadi rival perebutan gelar sampai pekan terakhir.
Adapun Atletico yang terpeleset jelang pekan terakhir bukanlah tim dengan lini penyerangan tertajam.
Tim besutan Diego Simeone masih mengandalkan lini pertahanan mereka sebagai sumber kekuatan untuk bersaing diantara hegemoni Barcelona dan Real Madrid.
Atletico berhasil menyarangkan 63 gol ke gawang lawan dan hanya kemasukan 18 gol.
Catatan kemasukan gol mereka jauh lebih baik dari Real Madrid yang kemasukan 34 gol serta Barcelona yang kebobolan 29 gol.
Tetapi fakta berbicara, La Liga musim ini dimenangkan oleh tim dengan lini penyerangan tertajam.
Atletico gagal mereplikasi rumus juara mereka pada musim 2013/2014 saat Diego Simeone menjadikan Atletico juara La Liga dengan modal pertahanan terkuat yang hanya kebobolan 26 gol.
Uniknya, saat Barcelona dan Real Madrid dilewati Atletico Madrid menjadi juara La Liga 2013/2014, duo El Classico itu berstatus sebagai  tim tertajam dengan raihan 100 gol Barcelona dan 104 gol Real Madrid.
Sederhananya, ketangguhan pertahanan Atletico Madrid saat itu lebih bernilai gelar juara ketimbang ketajaman lini penyerangan duo Barcelona dan Real Madrid.
Musim ini? Ketajaman lini penyerangan Barcelona lebih bernilai  gelar juara.

Uniknya lagi, Barcelona musim lalu menjuarai La Liga juga dengan catatan pertahanan yang kokoh.
Dikenal sebagai tim yang memainkan sepakbola menyerang nan ganas berbekal trio Latin Messi Neymar Suarez, Barcelona justru bukan tim tertajam musim lalu.
Status tim dengan lesakan gol terbanyak dipegang oleh Real Madrid yang membukukan 118 gol berbanding 110 gol Barcelona.
Lini pertahanan Barcelona yang ditinggal Carles Puyol secara mengejutkan menjadi lini pertahanan terkuat La Liga musim lalu dengan hanya kebobolan 21 gol.
Barcelona seperti ingin menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi klub terbaik di La Liga dengan modal apapun.
Juara dengan lini pertahanan terkuat?
Mereka membuktikannya musim lalu tanpa Carles Puyol.
Juara dengan lini penyerangan terganas?
Jangan ragukan ketajaman trio Messi Neymar Suarez.
Sulit untuk menyangkal betapa trio latin milik Barcelona ini menjadi pondasi utama keberhasilan Barca meraih titel La Liga musim ini.
Hasil gambar untuk messi neymar suarez
Luis Suarez melengkapi keberhasilan Barcelona menjuarai La Liga dengan status pencetak gol terbanyak setelah menuntaskan musim ini dengan 40 gol, unggul 5 gol dari CR7.
Ketajaman lini penyerangan Barcelona yang direpresentasikan oleh trio penyerang Latin mereka makin tidak terbantahkan jika melihat total gol yang dihasilkan ketiganya.
Total trio Messi Neymar Suarez mencetak 90 gol dari 112 gol Barcelona di La Liga musim ini.
Artinya trio ini menyumbang 80 persen lebih gol Barcelona untuk mengantar tim Catalan tersebut menjuarai La Liga….wow.
Bandingkan dengan kontribusi gol yang dihasilkan trio penyerang Real Madrid yang terdiri dari Bale Benzema dan CR7.
Total 78 gol yang dihasilkan trio BBC hanya menyumbang sebesar 71 persen dari keseluruhan gol El Real.
Bukan hanya tajam saja, trio MNS juga memberikan kontribusi lain berupa raihan assist yang dominan.
Dalam daftar pemberi assist, Messi dan Suarez adalah pencetak assist terbanyak musim ini dengan sama-sama membukukan 16 umpan berbuah gol.
Neymar sendiri mencetak 12 assist sehingga total ketiganya berhasil 44 kali mengkreasikan umpan yang berbuah gol musim ini.
Jadi, pantas kiranya jika Barcelona merengkuh gelar juara La Liga musim ini.
Mereka punya Messi Neymar dan Suarez.