Minggu, 26 Juli 2015

Sergio Romero, Calon Kiper Legendaris MU?

Manchester United berhasil mengamankan jasa kiper timnas Argentina Sergio Romero.
Sergio Romero resmi bergabung ke tim asuhan Louis Van Gaal yang tengah dilanda ketidakpastian akan status De Gea, kiper utama mereka saat ini.
Sergio Romero boleh jadi disiapkan sebagai pelapis David De Gea atau bahkan bisa jadi merupakan kandidat utama pengganti De Gea jika yang bersangkutan benar hengkang dari MU (meski Rafa Benitez di Real Madrid sudah mengindikasikan Keylor Navas sebagai kiper utama Real Madrid).
Terlepas dari bagaimana peran Romero nanti, MU sesungguhnya sangat pantas bersuka cita dengan kehadiran Romero.

Sergio Romero adalah profile kiper kelas dunia yang tidak mendapatkan pemberitaan banyak dari media sehingga cenderung tenggelam di tengah nama-nama kiper kelas elit saat ini yang selalu diangkat media seperti Manuel Neuer, David De Gea, Claudio Bravo, Thibaut Courtouis dan Marc Andre Ter Stegen.
Romero bahkan cenderung kalah "populer" dari Keylor Navas, kiper timnas Kosta Rika yang namanya menjulang lewat penampilan heroik di Piala Dunia 2014 dan kemudian berkostum salah satu klub besar di dunia, Real Madrid.
Padahal dari segi pencapaian pada ajang sepakbola terbesar di dunia itu, Romero memiliki pencapaian lebih baik bersama Argentina sampai ke partai puncak ketimbang Navas yang hanya bertahan sampai perempat final.

Nah, mungkin disinilah alasan utama mengapa Romero cenderung tidak mendapat ekspose media sebagaimana kiper elit seangkatannya.
Romero tidak pernah bermain untuk klub besar Eropa sebagaimana Neuer bersama Bayer Muenchen, De Ge bersama MU, Bravo dan Ter Stegen bersama Barcelona, Courtouis bersama Chelsea dan Navas bersama Real Madrid.
Padahal sejatinya Romero memiliki profile layaknya kiper elit bahkan level kelasnya sudah mendunia.
Sergio Romero adalah kiper timnas Argentina, negara kuat sepakbola di Amerika Selatan.
Tentu bukan hal yang mudah untuk menjadi kiper pilihan di bawah mistar gawang untuk timnas sekelas Argentina.
Dari segi pencapaian prestasi pun Romero memiliki pencapaian cukup gemilang.
Tercatat Romero adalah kiper pemenang Piala Dunia U 20 tahun 2007 dan pemenang medali emas Olimpiade 2008.
Romero juga berhasil mengantarkan Argentina mencicipi partai puncak Piala Dunia 2014 sebelum ditaklukkan Jerman di final.
Teranyar, Romero mengantar Argentina menjajal partai puncak Copa America 2015 sebelum takluk dari tuan rumah Chile.
Ada catatan unik ketika Romero menjadi pahlawan Argentina di semifinal Piala Dunia 2014.
Saat adu penalti dimana Argentina mengandaskan Belanda, Romero menyingkirkan tim asuhan Louis Van Gaal yang notabene akan menjadi boss nya di MU nanti.
Singkat cerita, Sergio Romero adalah figur yang tepat untuk berada di bawah mistar gawang MU, terlepas apakah perannya sebagai pelapis De Gea atau bahkan menggantikan De Gea.

Keberadaan Louis Van Gaal juga memunculkan kisah tersendiri karena kehadiran Romero pertama kali di ranah kompetisi Eropa adalah berkat Louis Van Gaal.
Tepatnya ketika Romero menjadi penjaga gawang AZ Alkmaar di Liga Belanda.
Kolaborasi keduanya terbilang sukses dimana AZ menerobos hegemoni PSV dan Ajax dengan menjuarai Liga Belanda 2009.
Kini Van Gaal pun menjadi "pembuka jalan" bagi Romero untuk mencicipi sensasi bermain bagi klub elit Eropa sekelas Manchester United.

Berbekal pengalaman mengawal gawang Sampdoria di Serie A Italia dan umur 28 tahun yang masih sangat potensial untuk ukuran kiper plus pengalaman merasakan partai puncak Piala Dunia dan Copa America, penggemar MU patut bersuka cita dengan kedatangan Sergio Romero.

Romero juga layak digadang-gadang sebagai calon kiper legendaris MU, terutama jika menapak tilas jejak dua kiper legendaris MU, Edwin Van Der Sar dan Peter Schmeichel.
Mari melihat jejak Edwin Van Der Sar di Old Trafford, salahsatu kiper terbaik MU yang memenangkan Liga Champions 2008.
Van Der Sar hadir di Old Trafford saat sudah berusia 35 tahun dan terbukti tetap bertaji mengawal gawang MU.
Kesamaannya dengan Romero?
Van Der Sar pernah merasakan atmosfer Liga Belanda bersama Ajax dan Serie A Italia bersama Juventus.
Klop dengan Romero yang merasakan atmosfer Liga Belanda bersama AZ Alkmaar dan Serie A Italia bersama Sampdoria.
Artinya dari sisi pengalaman bermain di Liga Eropa, Romero punya bekal bagus yang tidak kalah dari Van Der Sar.....jangan lupakan pula bahwa Romero berusia 28 tahun alias lebih muda dari kiper kharismatik Belanda itu,

Jika berbicara mengenai umur saat datang ke Old Trafford maka perbandingan paling sesuai bagi Romero adalah dengan kiper legendaris MU lainnya, Peter Schmeichel.
Berapa usia Schmeichel saat datang ke Old Trafford? 28 tahun...alias sama dengan umur Romero saat ini.
Postur keduanya pun nyaris sama.
Schmeichel memiliki tinggi 1.93 m sedangkan Romero 1.92 m...beda sangat tipis.
Terakhir, dan ini yang tidak dimiliki De Gea saat datang ke Old Trafford.
Van Der Sar dan Schmeichel hadir di MU dengan membawa status kiper nomor satu di timnas negara mereka masing-masing.
Sama persis dengan status Romero sekarang sebagai kiper nomor satu timnas Argentina.
Dalam perjalanan karir di MU, pengalaman internasional sebagai kiper nomor satu di timnas negara masing-masing boleh jadi memegang peranan cukup penting sebagai bekal mengawal gawang klub sekelas MU.
So...dengan sejumlah catatan tadi, MU boleh jadi sudah melakukan pembelian salah satu calon kiper legendaris mereka dimasa depan.

Tulisan ini juga dimuat di Harian Top Skor edisi Selasa 28 Juli 2015